Buku ini menyajikan gagasan penting politik pajak Prof. Dr. Sumitro Djojohadikusumo. Lewat publikasinya pada tahun 1955, Sumitro menorehkan pemikirannya tentang politik pajak untuk kesejahteraan rakyat melalui pembangunan ekonomi yang mendorong proses perubahan struktural. Gagasan ini kemudian dilanjutkan oleh Prof. Dr. Edi Slamet Irianto, M.Si., M.H., (ChFA)-AAFM, CRMP-AAMP melalui Politik H…
Pembahasan dalam buku ini dikemas dalam lima bagian, termasuk juga tambahan bagian worksheet dan rekomendasi buku. Untuk memulai perjalanan yang terjal, kamu perlu belajar memaafkan diri dulu supaya siap menghadapi rintangan ke depannya. Bagian 1: Memaafkan Diri Sendiri akan menjelaskan hal-hal apa saja yang perlu kamu bereskan dulu. Setelah berhasil memaafkan diri, mungkin kamu akan meng…
Setiap peserta didik adalah individu unik dengan potensi dan perkembangan yang berbeda. Memahami dinamika perkembangan mereka adalah kunci dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pertumbuhan optimal, baik secara fisik, psikomotorik, kognitif, sosial, maupun emosional. Terkait dengan hal ini, pendidikan memainkan peran penting dalam perkembangan peserta didik. Buku Perkembangan Pe…
Shalom Mawira kehilangan ayahnya yang tak kembali dari melaut. Bertahun-tahun setelah itu, dia terus menunggu. Dengan gigih dia menjaga Sangihe, merawat lorong-lorongnya, supaya ayahnya dapat menemukan jalan pulang. Sayang, sebuah perusahaan asing mengendus kekayaan emas di perut bumi Sangihe. Dengan keras kepala orang-orang yang berlindung di balik kekuasaan itu berusaha mengeruk dan mencemari…
“You are what you think,” begitu kata banyak orang. Padahal, ketika saya berpikir saya kaya, uang dalam rekening saya tidak otomatis bertambah. Akan lebih tepat jika kutipan ini sedikit diubah menjadi “You are how you think”, karena perasaan dan diri kita bergantung pada bagaimana cara kita berpikir. Buku ini berisi tentang proses berpikir, bukan sekadar berpikir dengan positif. Saat pe…
Peristiwa yang menghancurkan seluruh kota dalam waktu singkat. Tujuh raga paling menyedihkan menjadi saksi bagaimana gilanya gelombang pasang malam itu. Malam terakhir penuh bintang, seindah senyuman ibu enam tahun silam. "Apta! Esa! Pegang tangan Mas yang kenceng!" Kalimat itu menjadi kalimat terakhir Khalid sebagai usahanya yang ternyata sia-sia. Semuanya terjadi begitu cepat, air la…