Apakah manusia modern lupa bahwa dirinya memiliki hak untuk hidup adil dan sejahtera? Menyikapi pertanyaan tersebut, Fatia Maulidiyanti mengajak kita melihat bagaimana hak asasi manusia diperjuangkan melalui negosiasi dan konfrontasi sekaligus, dari berbagai macam konteks dan fenomena, secara lebih dekat melalui pengalaman pribadinya mengadvokasi HAM. Terdorong oleh inspirasi, observasi, dan…
Hidup yang bermakna bukan berarti hidup tanpa luka, tetapi tentang bagaimana kita bangkit, berubah, dan kembali pulang ke diri sendiri. Di buku keduanya, Anna Silvia mengajakmu menyelami 80 kisah yang lahir dari luka, kejatuhan, dan momen-momen hening yang perlahan membentuknya menjadi versi terbaik dari dirinya. Buku ini bukan sekadar kumpulan refleksi; ini adalah perjalanan jiwa, sebuah pe…
Pesta topeng Bridgerton adalah salah satu acara yang paling dinanti-nanti tahun ini, tempat yang paling ideal untuk olahraga paling sakral: berburu suami. Dan tampaknya seorang wanita berhasil menarik perhatian salah satu bujangan yang banyak diincar, Benedict Bridgerton. Lebih dari seorang tamu pesta topeng melapor kepada Penulis bahwa Benedict Bridgerton terlihat berdansa dengan wanita mis…
Mengapa orang gagal membuat keputusan rasional? Karena, mereka tak pernah benar-benar menggunakannya. The Power of Instinct menawarkan pendekatan revolusioner dalam memahami cara kita membuat keputusan—baik sebagai individu, konsumen, maupun pemimpin. Buku ini membuka mata kita pada satu kenyataan penting: manusia tidak membuat keputusan secara rasional, melainkan berdasarkan insting, naluri.…
Sigmund Freud adalah nama besar yang telah meninggalkan jejak-jejak pemikirannya pada kultur modern kita. Majalah Time tiga kali meliput dokter dari Austria itu sebagai cover story pada 1924, 1939 (tahun kematiannya), dan 1993. Bahkan, menjelang pergantian abad, majalah tersebut menobatkannya sebagai satu dari seratus tokoh yang paling berpengaruh sepanjang abad ke-20. Pengaruh itu terus berlan…