Text
Little People Big Dreams: Marie Curie
Marie Curie terlahir dengan nama Maria Salomea Sklodowska di Warsawa, Polandia. Dia terkenal berkat dua Hadiah Nobel yang diterimanya—satu untuk bidang Fisika dan lainnya untuk bidang Kimia. Dia adalah saintis perempuan pertama yang menerima Hadiah Nobel dan, sejauh ini, satu-satunya perempuan yang meraih dua Nobel untuk bidang berbeda.
Semasa kanak-kanak, Maria adalah anak yang pintar dan sangat suka belajar. Dia mengatasi kesedihan karena kehilangan ibunya pada usia 10 tahun dengan menjadi murid yang sangat pintar. Meski demikian, ia tak diperbolehkan untuk belajar di universitas yang sama dengan saudara laki-lakinya karena ia adalah seorang perempuan. Ia lantas bekerja sebagai guru dan pengasuh anak, sebelum pindah ke Paris untuk kuliah—di mana ia mengubah namanya menjadi Marie. Pada waktu itulah Marie bertemu Pierre Curie. Kemudian, mereka menikah dan bersama-sama membuat penemuan ilmiah penting dengan menemukan polonium dan radium.
Pada 1930, mereka dianugerahi Hadiah Nobel bidang Fisika. Setelah mendadak kehilangan Pierre yang tewas akibat kecelakaan lalu lintas, Marie mengubur dirinya dalam pekerjaan. Dia mendapat Hadiah Nobel kedua—kali ini untuk bidang Kimia—lalu mendirikan Radium Institute, sebuah laboratorium penelitian di Paris. Ia juga mengembangkan penggunaan sinar X untuk membantu para prajurit yang terluka pada Perang Dunia I.
Bagi Marie, sains sangatlah indah dan manusia harus menggunakan sains untuk kebaikan, bukan kejahatan. Marie menggunakan semua keahliannya untuk riset ilmiah, dan semua penemuannya terus membantu orang-orang yang sakit hingga saat ini.
Tidak tersedia versi lain