Text
Berdarah di Atas Kertas
"Kala, Ayah ingin sekali kamu masuk jurusan Psikologi. Sarjana Psikologi itu orang hebat semua. Mereka bisa membantu orang-orang yang memiliki masalah mental, terlebih kalau orang terdekat yang mengalami, jadi tanpa mencari bantuan dari orang lain, kita bisa mengatasi sendiri."
Niskala Sadega seperti sedang diramal oleh sang ayah yang bisa memprediksi masa depan. Sebab, setelah percakapan itu, sang ayah benar-benar pergi karena kecelakaan tragis yang merenggut nyawanya hingga membuat ibunya mengalami stres berkepanjangan, dan di sini peran Niskala dibutuhkan untuk menyembuhkan.
Namun, tentu saja itu tidak mudah. Jalannya penuh liku, bahkan berkali-kali Niskala hampir mati karena tidak mampu melindungi diri sendiri dan bertahan hidup dari kerasnya dunia ini, apalagi ia hanya berdiri sendiri.
Lalu, sosok Baskara Ashraf datang, menawarkan segala kemudahan yang membuatnya merasa terlindungi dan merasakan kembali kasih sayang yang sempat hilang. Sayangnya, Niskala terlarut dan tidak tahu diri bahwa tidak selamanya apa yang ia miliki akan tetap membersamai. Bisa jadi, apa yang datang padanya hanya sekadar untuk pergi lagi.
Ibarat sebuah kertas yang ditimpa tinta dengan rangkaian tulisan perjalan hidup yang tertata rapi, tetapi pada akhirnya rusak karena tetesan darah yang jatuh membasahi.
Tidak tersedia versi lain