Text
Utang dan Sampah Sesudah Pesta
Hidup Tona berubah drastis ketika di sebuah pesta, serangkaian kata menusuk telinganya, "Untuk apa punya anak, kalau kelak dia hanya menjadi budak?" Pertanyaan itu memicu kegelisahan dan pertanyaan lain dalam benaknya, yang kemudian mengganggu keharmonisan rumah tangganya.
Hingga suatu hari, Tona memutuskan untuk berjalan kaki selama tiga hari dua malam, bertekad mencari jawaban demi menyelamatkan kedua anaknya dari perbudakan. Namun, perjalanan itu tidak membuahkan hasil seperti yang ia harapkan, bahkan sang istri memutuskan untuk meninggalkannya. Tantangan mencari jawaban semakin berat ketika desa mereka kedatangan tiga orang asing yang menawarkan konsep kebahagiaan baru.
Tidak tersedia versi lain