Buku laris yang menjadi fenomena di media sosial ini merupakan kumpulan tulisan terbaik Brianna Wiest. Tulisan-tulisannya berisi refleksi yang membahas pentingnya mengutamakan tujuan dibandingkan renjana, merangkul pemikiran negatif, melihat kebijaksanaan dalam rutinitas sehari-hari, dan mengenali bias kognitif yang memengaruhi pandangan kita terhadap kehidupan. Beberapa tulisan ini belum pe…
Di tengah siklus berita, media sosial, surel, dan teks yang tiada henti, mungkin sulit mengetahui kapan, jika memang pernah, Anda dapat beristirahat dari segala hal yang menuntut perhatian. Buku ini menawarkan pesan radikal: Anda dapat membiarkan semua apa adanya, dan, memang, terkadang hal terbaik yang dapat Anda pelajari adalah cara untuk tidak melakukan apa pun. Temukan 99 pelajaran berha…
Apakah Anda bergulat dengan kemarahan, penyesalan, dan kebencian? Apakah Anda merasakan kelelahan emosional, stres, dan patah semangat karena kenangan yang menyakitkan? Apakah Anda mempertahankan sesuatu yang justru menyengsarakan? Dalam buku ini Anda akan menemukan hal-hal berikut. • 20 hal yang biasa dipertahankan orang-orang (padahal menyebabkan kesengsaraan). • Mengapa Anda sulit m…
Di dalam buku terlaris menurut New York Times yang mengguncang ini, Dr. Brené Brown, mengajak kita untuk belajar tidak terlalu mencemaskan “apa yang orang lain pikirkan” tentang diri kita dan lebih mencintai diri sendiri. Dia mengajak kita untuk menjalani hidup dengan sepenuh hati, dengan merangkul kerapuhan dan kerentanan kita, serta menumbuhkan keberanian, belas kasih, dan keterhubungan.…
Kalau kamu merasa belum mencapai apa-apa dalam hidup, atau masih bertanya-tanya apa makna dari hidup, ketahuilah bahwa itu enggak apa-apa. Buku ini hadir untuk membantumu menemukan makna-makna yang tersimpan dalam hidup dan menyadari bahwa selalu ada kemenangan-kemenangan kecil yang berarti dalam hidupmu dan bisa membuatmu tersenyum. Kadang-kadang, kita enggak perlu terburu-buru untuk mengejar …
Hidup yang bermakna bukan berarti hidup tanpa luka, tetapi tentang bagaimana kita bangkit, berubah, dan kembali pulang ke diri sendiri. Di buku keduanya, Anna Silvia mengajakmu menyelami 80 kisah yang lahir dari luka, kejatuhan, dan momen-momen hening yang perlahan membentuknya menjadi versi terbaik dari dirinya. Buku ini bukan sekadar kumpulan refleksi; ini adalah perjalanan jiwa, sebuah pe…