Dito ingin menempati peringkat teratas di gim Kota Baru bersama temantemannya. Dia bahkan sampai membuka tabungannya untuk membeli voucer gim. Saat peringkat mulai meningkat, Dito mendengar kabar beberapa temannya melakukan hal curang. Apakah Dito akan mengikuti teman-temannya berbuat curang?
Bagi Faben, tinggal di Yogya sungguh menyebalkan. Makanan, teman-teman, dan cuacanya sungguh berbeda dengan Bengkulu, kota kelahirannya. Namun, Faben tak punya pilihan. Dia harus tinggal di sana selama dua tahun. Berbagai permasalahan pun timbul. Faben terus mengeluh dan berharap dua tahun cepat berlalu. Suatu malam, Faben mendengar suara drumben. Aneh, siapa yang bermain drumben malam-malam…