Ini bukan sebuah epos dari perjuangan di masa PRRI. Hanya kisah anak Batak yang melata hingga ke Jakarta. Tatkala seorang laki-laki mengabaikan istrinya, hanya meninggalkan penderitaan bagi perempuan, pantaskah dia menjadi seorang ayah? Ingatan pada ibu adalah sumber daya cinta. Perempuan adalah semesta kasih bagi Tondinihuta.
Mereka bilang, harta bukanlah segalanya. Mereka juga bilang, tahta tak bisa membeli bahagia. Semua itu hanyalah dusta dari mulut-mulut nestapa. Harta dan tahta adalah segalanya. Nyawa pun layak ditumbalkan untuk mendapatkannya. Hingga akhirnya gerbang iblis pun terbuka. Misteri bocah pembisik, danau maut penuh butiran emas, singgasana berdarah, pesugihan. Lewat tengah malam itu, bujuk rayu …
Ayah dan Sirkus Pohon adalah novel dengan tema pendidikan yang masih tetap menjadi isu hangat di Indonesia. Dikemas dengan kisah antara ayah dan anak, mengkritisi kondisi sosial masyarakat Indonesia dengan gaya yang kocak dan memikat. Betapa Sabari menyayangi Zorro. Ingin dia memeluknya sepanjang waktu. Dia terpesona melihat makhluk kecil yang sangat indah dan seluruh kebaikan yang terpancar…
"Kala, Ayah ingin sekali kamu masuk jurusan Psikologi. Sarjana Psikologi itu orang hebat semua. Mereka bisa membantu orang-orang yang memiliki masalah mental, terlebih kalau orang terdekat yang mengalami, jadi tanpa mencari bantuan dari orang lain, kita bisa mengatasi sendiri." Niskala Sadega seperti sedang diramal oleh sang ayah yang bisa memprediksi masa depan. Sebab, setelah percakapan it…
“Jam tiga dini hari, sweater, dan jalanan yang gelap dan sepi .... Ada peta, petunjuk; dan Jakarta menjadi tempat yang belum pernah kami datangi sebelumnya.” Mawar, hyacinth biru, dan melati. Dibawa balon perak, tiga bunga ini diantar setiap hari ke balkon apartemen Emina. Tanpa pengirim, tanpa pesan; hanya kemungkinan adanya stalker mencurigakan yang tahu alamat tempat tinggalnya. Ketika…
"Kamu akan mendapat penugasan jangka pendek ... ke Korea." Penugasan ke Korea seharusnya menjadi penyelamat bagi karier Iptu Hani Rustaman yang sedang di ujung tanduk. Jika bisa membantu memecahkan kasus hilangnya Felisia--gadis dari Jakarta--di Korea, mungkin jalan hidupnya di kepolisian masih bisa diselamatkan. Namun, kehadiran Hani diremehkan dan ditolak Kepolisian Korea. Meski jengkel at…
Fiksi yang berhasil bagi Dee Lestari hanya ada dua, yaitu: mengikat dan memikat. Karya yang mampu mengikat atensi dan mencuri minat membaca sejak awal. Melalui lensa fiksi yang kaya dan mendalam, baginya 98 adalah background, “Karena ini kompetisi saya rasa suatu tantangan itu wajib ada, dan (tema) 98 bisa jadi tantangan yang menarik." Dari sebuah episode yang tak terlupakan dalam sejarah …
Beberapa persoalan akut yang diidap oleh kesusastraan Indonesia dikupas oleh Budi Darma dengan bahasa yang asyik, sesekali menohok. Terutama persoalan melodrama dalam novel-novel Indonesia dan posisi seorang kritikus sastra yang dibahas tuntas dalam esai Nirdawat. Kepadatan esai-esainya terasa bukan hanya menelanjangi karya dan tokoh sastra yang dibahas, tetapi juga mencekam, mengungkung, sekal…
“Ini persamaan hidupku sekarang, Bu,” Desi menyodorkan buku catatan ke tengah meja. Bu Amanah, yang juga guru matematika tersenyum getir melihat persamaan garis lurus dengan variabel-variabel yang didefinisikan sendiri oleh Desi. x1: pendidikan, x2: kecerdasan. Yang menarik perhatiannya adalah konstanta a: pengorbanan. “Pendidikan memerlukan pengorbanan, Bu. Pengorbanan itu nilai tetap, …