Apakah manusia modern lupa bahwa dirinya memiliki hak untuk hidup adil dan sejahtera? Menyikapi pertanyaan tersebut, Fatia Maulidiyanti mengajak kita melihat bagaimana hak asasi manusia diperjuangkan melalui negosiasi dan konfrontasi sekaligus, dari berbagai macam konteks dan fenomena, secara lebih dekat melalui pengalaman pribadinya mengadvokasi HAM. Terdorong oleh inspirasi, observasi, dan…
Setelah seperempat abad, optimisme Reformasi mulai menguap. Kita akan ke mana? Sejauh mana demokrasi bisa ditopang oleh budaya-budaya tradisional kita? Benarkah ada tanda-tanda kebangkitan PKI? Adakah pendidikan yang mampu menumbuhkan keinginan kaum muda untuk menolak korupsi? Apakah Pancasila masih relevan? Apa benar pernyataan Albert Einstein bahwa ilmu pengetahuan membuat kepercayaan kepada …
Bagaimana India bisa mewarisi keagungan sastra dan kekuatan spiritualnya? Mengapa China begitu maju dan mendominasi perekonomian dunia belakangan ini, hingga ada ujar-ujar bahwa Tuhanlah yang menciptakan alam raya tetapi China yang membuat tiruannya? Ya, India dan China adalah negeri para filsuf sejak 4,5 milenium silam. Sementara hari ini, tak hanya darurat literasi, sampah plastik dan pemb…
Hidup bersama seperti apa yang kita inginkan? Hidup bersama yang adil. Itu jelas tak dapat ditawar. Tak seorang pun ingin dicampakkan dari hidup bersama hanya karena warna kulit atau keyakinan yang berbeda. Juga tak seorang pun ingin disingkirkan hanya karena kepemilikan dan kekuasaan tak ada di genggamannya. Namun perkaranya, seperti apa persisnya hidup bersama yang adil? Apa yang adil dan tid…
“Kemarahanmu adalah sejenis kegilaan, karena kau menetapkan harga tinggi untuk hal-hal tak berharga.” Kata-kata ini ditulis Seneca pada pertengahan abad pertama Masehi. Di mata Seneca, menyeruaknya amarah membahayakan kondisi moral Anda lebih dari semua emosi lainnya karena amarah adalah gairah paling kuat, paling destruktif, dan paling tak tertahankan. Dengan mengubah perspektif kita at…
Filsafat ilmu hadir dengan tujuan membuka jalan yang tertutup di dalam diri setiap manusia. Tanpa ilmu, pasti manusia akan kebingungan menentukan pilihan di dalam hidupnya. Untuk apa dia hidup? Bagaimana dia hidup? Dan apa hidup itu? Buku ini layak dimiliki oleh mahasiswa yang mengambil mata kuliah filsafat ilmu, dosen atau pengajar, dan khalayak umum yang ingin belajar filsafat ilmu. Di dal…
Ada dua pertanyaan pokok yang akan kita hadapi selama kita membaca serangkaian pemikiran filsuf-filsuf besar tentang manusia ini. Pertama, apakah hidup kita saat ini masih bermakna? Dan, kedua, jika masih bermakna, makna yang bagaimana? Dua pertanyaan itu timbul dari kegelisahan eksistensial masa kini ketika kita dikejar-kejar oleh bayang-bayang hari esok. Pertanyaan itulah yang kemudian menjad…
Sangat berbeda dari agama, filsafat tidak berkhotbah menjanjikan surga atau mengancam dengan neraka. Misteri di balik tembok maut tidak bisa diterobos pengetahuannya, maka ia tidak berlagak tahu tentang isinya. Filsafat mengajar kita untuk menghadapi kematian apa adanya, dan hal itu mungkin dengan hidup yang baik sekarang ini dan di dunia ini. Empat renungan filosofis dalam buku ini tidak seka…