Di Tepi Sejarah adalah rangkaian monolog yang mengangkat tokoh tokoh yang berada di luar pusaran besar sejarah bangsa Indonesia atau bahkan tokoh-tokoh yang dilupakan, namun memiliki sumbangsih bagi peradaban bangsa. Meski mengangkat tokoh-tokoh yang hidup di masa lalu, Di Tepi Sejarah masih tetap relevan dengan kondisi saat ini, baik dari segi politik, sosial, kesenian, maupun kebudayaan, …
Berlin, 1970 Di bawah bayang-bayang Perang Dingin dan Tembok yang membelah Ibukota Jerman, Karel Manurung hidup dan bekerja. Arsitek kelahiran Semarang dan lulusan Weimar ini seorang asisten riset di Baueakademie, lembaga yang. merancang pembangunan kembali Jerman Timur yang hancur oleh Perang Dunia II. Ia juga diam-diam jadi informan Stasi, dinas rahasia Jerman Timur, dan yakin bahwa sosia…