Buku ini menelaah perkembangan nasionalisme Indonesia dari sudut pandang sebuah minoritas: tokoh Kristen perkotaan. Mereka merasa diri ditempatkan di antara dua janji: janji kemerdekaan Indonesia, dan janji kolonial Belanda (yang mereka anggap sama-sama Kristen) tentang modernitas. Ketegangan ini membuat pengalaman mereka pada masa akhir penjajahan diwarnai dilema dan ambiguitas. Cerita diteā¦