Taufan Samudera seorang remaja yang tumbuh di Surabaya selepas Orde Baru tumbang. Setelah berkenalan dengan sastra— terutama karya Márquez dan Murakami, ia seolah menemukan suatu kubangan yang mengasyikkan. Dan di dalam kepalanya mulai tumbuh penangkaran aneka hewan: rajawali, harimau, dan lumba-lumba. Pertemuannya dengan pelaut poliglot, gadis eksentrik di toko buku, dan siswi manis kawa…